August 20, 2018

Sejarah

Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (LSP PPNP) dibentuk atas dasar kepentingan dunia pendidikan dalam merespon kebutuhan industri terhadap penyediaan tenaga kerja profesional dalam bidang perikanan dan pertanian. LSP PPNP dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Nomor :  085/PL.22.1/KU.23/2014 tanggal 1 September 2014 dan mendapatkan lisensi dari BNSP berdasarkan Surat Keputusan Ketua BNSP Nomor: KEP/885/XI/2015 tanggal 3 November 2015 dengan nomor lisensi: BNSP-LSP-220-ID. LSP PPNP melaksanakan sertifikasi kompetensi atas nama BNSP dalam bidang pertanian, perikanan dan peternakan sesuai dengan ruang lingkup skema sertifikasi yang dimiliki.

 

VISI :

Menghasilkan Tenaga Kerja Profesional Yang Memiliki Daya Saing Global

 

MISI :

  1. Melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan peserta diklat Politeknik Pertanian Negeri Pangkep sesuai ruang lingkup skema sertifikasi terlisensi
  2. Mengembangkan skema sertifikasi berbasis kebutuhan industri dan profil lulusan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep
  3. Menyiapkan dan memelihara Tempat Uji Kompetensi (TUK) sesuai standar kebutuhan skema sertifikasi .
  4. Meningkatkan kemampuan dan profesinalisme dalam mengases kompetensi.
  5. Menyelenggarkan administrasi dan koordinasi dengan lembaga terkait.

 

SUSUNAN PENGURUS LSP PPNP

Ketua : Andi Muh. Yuslim Patawari, S.ST.Pi, MP
Sekretaris : Ahmad Daud, S.TP, M.Si
Ketua Bidang Sertifikasi : Yunarti, SP, M.Si
Ketua Bidang Manajemen Mutu : Ir. Hasniar, MP
Ketua Bidang Administrasi : Hamzah, S. Sos, M.Si
Staf Administrasi : Hariana Nohong, Andi Nurtaufiq, Jumriah, Ilham

 

Kabijakan Mutu

Menjamin kompetensi sumberdaya manusia di bidang Perikanan dan Pertanian dengan menerapkan system manajemen mutu sesuai Pedoman BNSP dalam rangka memastikan dan memelihara kompetensi yang berlaku untuk lingkungan LSP Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

 

MANFAAT KEPEMILIKAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

1. Bagi sebuah Perusahaan

  • Memudahkan perusahaan untuk rekrutmen dan seleksi personil
  • Memudahkan perusahaan untuk penempatan dan penugasan
  • Memudahkan perusahaan untuk pengaturan remunesasi dan kompensasi Memudahkan perusahaan untuk mengaturan pengembangan karier dan diklat Meningkatkan produktivitas perusahaan
  • Meningkatkan keselamatan ditempat kerja

2. Bagi Tenaga Kerja

  • Meningkatkan mobilitas dan daya-saing tenaga kerja
  • Meningkatkan pengakuan atas kompetensi tenaga kerja
  • Meningkatkan prospek karier tenaga kerja
  • Meningkatkan keselamatan pribadi tenaga kerja
  • Meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan tenaga kerja

3. Bagi Pemerintah Dan Masyarakat

  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi bursa kerja
  • Meningkatkan daya saing kerja di pasar kerja global
  • Meningkatkan kualitas dan produktivitas perusahaan
  • Meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi diklat
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah
  • Menurunkan tingkat pengangguran